TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

Al-Muzzammil (Surah 73), Ayat 20

Hebat! Ditemukan 63 warna hukum tajwid pada ayat ini.

إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُومُ أَدْنَىٰ مِن ثُلُثَىِ ٱلَّيْلِ وَنِصْفَهُۥ وَثُلُثَهُۥ وَطَآئِفَةٌ مِّنَ ٱلَّذِينَ مَعَكَ ۚ وَٱللَّهُ يُقَدِّرُ ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ ۚ عَلِمَ أَن لَّن تُحْصُوهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ ۖ فَٱقْرَءُوا۟ مَا تَيَسَّرَ مِنَ ٱلْقُرْءَانِ ۚ عَلِمَ أَن سَيَكُونُ مِنكُم مَّرْضَىٰ ۙ وَءَاخَرُونَ يَضْرِبُونَ فِى ٱلْأَرْضِ يَبْتَغُونَ مِن فَضْلِ ٱللَّهِ ۙ وَءَاخَرُونَ يُقَـٰتِلُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ ۖ فَٱقْرَءُوا۟ مَا تَيَسَّرَ مِنْهُ ۚ وَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ وَءَاتُوا۟ ٱلزَّكَوٰةَ وَأَقْرِضُوا۟ ٱللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا ۚ وَمَا تُقَدِّمُوا۟ لِأَنفُسِكُم مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوهُ عِندَ ٱللَّهِ هُوَ خَيْرًا وَأَعْظَمَ أَجْرًا ۚ وَٱسْتَغْفِرُوا۟ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌۢ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)
🎉 Hore, Ini Ayat Terakhir Surah Ini!

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-2 s.d. 5
#2

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-25 s.d. 28
#3

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-41 s.d. 43
#4

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-50 s.d. 54
#5

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-61 s.d. 62
#6

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-80 s.d. 81
#7

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-92 s.d. 93
#8

Mad Wajib Muttasil

Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.

Posisi Karakter: ke-98 s.d. 100
#9

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-105 s.d. 110
#10

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-113 s.d. 114
#11

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-132 s.d. 133
#12

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151
#13

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-161 s.d. 162
#14

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-162 s.d. 163
#15

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-163 s.d. 166
#16

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-181 s.d. 186
#17

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-186 s.d. 190
#18

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-219 s.d. 220
#19

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-220 s.d. 222
#20

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-227 s.d. 229
#21

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-249 s.d. 250
#22

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-271 s.d. 275
#23

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-285 s.d. 288
#24

Idgham Mimi / Syafawi

Mim sukun bertemu mim.

Posisi Karakter: ke-288 s.d. 293
#25

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-329 s.d. 330
#26

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-341 s.d. 343
#27

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-353 s.d. 357
#28

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-362 s.d. 363
#29

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-387 s.d. 388
#30

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-408 s.d. 409
#31

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-418 s.d. 419
#32

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-419 s.d. 421
#33

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-426 s.d. 428
#34

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-460 s.d. 462
#35

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-463 s.d. 464
#36

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-464 s.d. 465
#37

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-470 s.d. 471
#38

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-471 s.d. 472
#39

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-483 s.d. 485
#40

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-486 s.d. 487
#41

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-487 s.d. 488
#42

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-493 s.d. 494
#43

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-494 s.d. 495
#44

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-502 s.d. 504
#45

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-509 s.d. 511
#46

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-512 s.d. 513
#47

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-533 s.d. 538
#48

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-552 s.d. 554
#49

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-559 s.d. 562
#50

Idgham Mimi / Syafawi

Mim sukun bertemu mim.

Posisi Karakter: ke-566 s.d. 571
#51

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-579 s.d. 583
#52

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-593 s.d. 596
#53

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-597 s.d. 598
#54

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-615 s.d. 620
#55

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-631 s.d. 633
#56

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-634 s.d. 639
#57

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-639 s.d. 640
#58

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-651 s.d. 653
#59

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-654 s.d. 655
#60

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-664 s.d. 667
#61

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-668 s.d. 669
#62

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-682 s.d. 687
#63

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-689 s.d. 690