Al-Muzzammil (Surah 73), Ayat 20
Hebat! Ditemukan 63 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 5Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-25 s.d. 28Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-41 s.d. 43Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-50 s.d. 54Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-61 s.d. 62Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-80 s.d. 81Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-92 s.d. 93Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-98 s.d. 100Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-105 s.d. 110Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-113 s.d. 114Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-132 s.d. 133Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-150 s.d. 151Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-161 s.d. 162Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-162 s.d. 163Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-163 s.d. 166Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-181 s.d. 186Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-186 s.d. 190Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-219 s.d. 220Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-220 s.d. 222Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-227 s.d. 229Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-249 s.d. 250Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-271 s.d. 275Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-285 s.d. 288Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-288 s.d. 293Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-329 s.d. 330Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-341 s.d. 343Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-353 s.d. 357Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-362 s.d. 363Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-387 s.d. 388Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-408 s.d. 409Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-418 s.d. 419Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-419 s.d. 421Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-426 s.d. 428Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-460 s.d. 462Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-463 s.d. 464Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-464 s.d. 465Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-470 s.d. 471Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-471 s.d. 472Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-483 s.d. 485Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-486 s.d. 487Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-487 s.d. 488Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-493 s.d. 494Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-494 s.d. 495Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-502 s.d. 504Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-509 s.d. 511Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-512 s.d. 513Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-533 s.d. 538Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-552 s.d. 554Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-559 s.d. 562Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-566 s.d. 571Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-579 s.d. 583Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-593 s.d. 596Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-597 s.d. 598Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-615 s.d. 620Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-631 s.d. 633Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-634 s.d. 639Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-639 s.d. 640Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-651 s.d. 653Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-654 s.d. 655Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-664 s.d. 667Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-668 s.d. 669Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-682 s.d. 687Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-689 s.d. 690