Al-Muddassir (Surah 74), Ayat 31
Hebat! Ditemukan 38 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-14 s.d. 16Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-23 s.d. 24Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-27 s.d. 28Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-28 s.d. 29Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-29 s.d. 32Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-47 s.d. 49Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-54 s.d. 58Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-98 s.d. 103Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-119 s.d. 121Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-137 s.d. 138Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-153 s.d. 155Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-156 s.d. 157Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-163 s.d. 164Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-179 s.d. 180Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-196 s.d. 198Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-198 s.d. 200Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-206 s.d. 207Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-208 s.d. 213Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-227 s.d. 228Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-243 s.d. 245Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-246 s.d. 247Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-253 s.d. 254Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-259 s.d. 260Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-286 s.d. 287Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-309 s.d. 314Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-317 s.d. 321Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-321 s.d. 322Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-326 s.d. 327Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-340 s.d. 342Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-351 s.d. 352Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-363 s.d. 364Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-373 s.d. 378Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-380 s.d. 381Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-394 s.d. 395Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-404 s.d. 408Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-410 s.d. 412Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-427 s.d. 431Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-433 s.d. 435