Al-Anfal (Surah 8), Ayat 72
Hebat! Ditemukan 39 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-2 s.d. 5Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-6 s.d. 7Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-24 s.d. 26Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-37 s.d. 39Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-44 s.d. 45Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-50 s.d. 52Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-61 s.d. 62Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-73 s.d. 76Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-95 s.d. 96Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-105 s.d. 106Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-121 s.d. 123Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-133 s.d. 135Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-135 s.d. 137Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-140 s.d. 142Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-144 s.d. 146Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-170 s.d. 172Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-180 s.d. 184Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-184 s.d. 185Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-202 s.d. 204Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-222 s.d. 224Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-233 s.d. 238Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-238 s.d. 242Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-244 s.d. 245Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-251 s.d. 256Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-256 s.d. 260Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-283 s.d. 285Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-293 s.d. 294Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-298 s.d. 301Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-313 s.d. 314Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-314 s.d. 315Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-335 s.d. 336Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-336 s.d. 337Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-337 s.d. 340Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-364 s.d. 368Idgham Mimi / Syafawi
Mim sukun bertemu mim.
Posisi Karakter: ke-388 s.d. 393Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-396 s.d. 397Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-398 s.d. 402Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-402 s.d. 403Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-432 s.d. 433