At-Taubah (Surah 9), Ayat 74
Hebat! Ditemukan 33 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-14 s.d. 15Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-32 s.d. 34Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-41 s.d. 43Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-50 s.d. 52Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-62 s.d. 63Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-81 s.d. 83Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-97 s.d. 98Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-109 s.d. 112Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-113 s.d. 115Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-135 s.d. 137Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-150 s.d. 152Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-152 s.d. 154Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-160 s.d. 162Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-175 s.d. 176Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-181 s.d. 182Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-200 s.d. 201Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-204 s.d. 208Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-214 s.d. 215Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-220 s.d. 224Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-230 s.d. 232Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-243 s.d. 249Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-258 s.d. 262Huruf Tidak Dibaca
Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.
Posisi Karakter: ke-271 s.d. 273Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-281 s.d. 283Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-288 s.d. 289Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-311 s.d. 316Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-318 s.d. 319Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-319 s.d. 320Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-331 s.d. 332Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-361 s.d. 362Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-373 s.d. 377Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-381 s.d. 385Mad Aridh Lissukun / Mad Lin
Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.
Posisi Karakter: ke-393 s.d. 394