An-Nisa (Surah 4), Ayat 11
Hebat! Ditemukan 53 warna hukum tajwid pada ayat ini.
Dengarkan Suara Ayat Ini
Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!
🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:
📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:
Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-11 s.d. 12Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-21 s.d. 23Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-30 s.d. 31Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-40 s.d. 41Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-62 s.d. 63Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-67 s.d. 70Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-81 s.d. 85Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-85 s.d. 88Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-93 s.d. 95Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-96 s.d. 100Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-105 s.d. 106Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-123 s.d. 126Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-150 s.d. 154Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-162 s.d. 163Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-168 s.d. 172Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-178 s.d. 179Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-179 s.d. 180Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-180 s.d. 183Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-213 s.d. 214Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-217 s.d. 222Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-230 s.d. 231Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-231 s.d. 232Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-242 s.d. 245Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-256 s.d. 260Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-268 s.d. 269Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-275 s.d. 279Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-281 s.d. 286Idgham Bilaghunnah
Peleburan tanpa dengung.
Posisi Karakter: ke-293 s.d. 298Mad Asli
Mad dengan panjang dua harakat.
Posisi Karakter: ke-300 s.d. 301Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-307 s.d. 311Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-319 s.d. 321Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-338 s.d. 341Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-344 s.d. 345Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-345 s.d. 346Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-358 s.d. 362Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-370 s.d. 372Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-380 s.d. 384Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-388 s.d. 391Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-394 s.d. 395Lam Syamsiyah
Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.
Posisi Karakter: ke-395 s.d. 396Iqlab
Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.
Posisi Karakter: ke-407 s.d. 410Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-424 s.d. 428Mad Jaiz Munfasil
Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.
Posisi Karakter: ke-437 s.d. 439Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-457 s.d. 459Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-470 s.d. 472Mad Wajib Muttasil
Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.
Posisi Karakter: ke-474 s.d. 476Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-489 s.d. 491Qalqalah
Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.
Posisi Karakter: ke-509 s.d. 511Ikhfa Haqiqi
Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-528 s.d. 533Idgham Bighunnah
Peleburan dengan dengung.
Posisi Karakter: ke-539 s.d. 544Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-547 s.d. 548Ghunnah
Bacaan dengung pada kondisi tertentu.
Posisi Karakter: ke-557 s.d. 560Hamzatul Wasal
Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.
Posisi Karakter: ke-561 s.d. 562