TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

An-Nisa (Surah 4), Ayat 11

Hebat! Ditemukan 53 warna hukum tajwid pada ayat ini.

يُوصِيكُمُ ٱللَّهُ فِىٓ أَوْلَـٰدِكُمْ ۖ لِلذَّكَرِ مِثْلُ حَظِّ ٱلْأُنثَيَيْنِ ۚ فَإِن كُنَّ نِسَآءً فَوْقَ ٱثْنَتَيْنِ فَلَهُنَّ ثُلُثَا مَا تَرَكَ ۖ وَإِن كَانَتْ وَٰحِدَةً فَلَهَا ٱلنِّصْفُ ۚ وَلِأَبَوَيْهِ لِكُلِّ وَٰحِدٍ مِّنْهُمَا ٱلسُّدُسُ مِمَّا تَرَكَ إِن كَانَ لَهُۥ وَلَدٌ ۚ فَإِن لَّمْ يَكُن لَّهُۥ وَلَدٌ وَوَرِثَهُۥٓ أَبَوَاهُ فَلِأُمِّهِ ٱلثُّلُثُ ۚ فَإِن كَانَ لَهُۥٓ إِخْوَةٌ فَلِأُمِّهِ ٱلسُّدُسُ ۚ مِنۢ بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصِى بِهَآ أَوْ دَيْنٍ ۗ ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ لَا تَدْرُونَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ لَكُمْ نَفْعًا ۚ فَرِيضَةً مِّنَ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-11 s.d. 12
#2

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-21 s.d. 23
#3

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-30 s.d. 31
#4

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-40 s.d. 41
#5

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-62 s.d. 63
#6

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-67 s.d. 70
#7

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-81 s.d. 85
#8

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-85 s.d. 88
#9

Mad Wajib Muttasil

Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.

Posisi Karakter: ke-93 s.d. 95
#10

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-96 s.d. 100
#11

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-105 s.d. 106
#12

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-123 s.d. 126
#13

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-150 s.d. 154
#14

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-162 s.d. 163
#15

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-168 s.d. 172
#16

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-178 s.d. 179
#17

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-179 s.d. 180
#18

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-180 s.d. 183
#19

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-213 s.d. 214
#20

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-217 s.d. 222
#21

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-230 s.d. 231
#22

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-231 s.d. 232
#23

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-242 s.d. 245
#24

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-256 s.d. 260
#25

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-268 s.d. 269
#26

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-275 s.d. 279
#27

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-281 s.d. 286
#28

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-293 s.d. 298
#29

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-300 s.d. 301
#30

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-307 s.d. 311
#31

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-319 s.d. 321
#32

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-338 s.d. 341
#33

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-344 s.d. 345
#34

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-345 s.d. 346
#35

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-358 s.d. 362
#36

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-370 s.d. 372
#37

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-380 s.d. 384
#38

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-388 s.d. 391
#39

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-394 s.d. 395
#40

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-395 s.d. 396
#41

Iqlab

Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-407 s.d. 410
#42

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-424 s.d. 428
#43

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-437 s.d. 439
#44

Mad Wajib Muttasil

Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.

Posisi Karakter: ke-457 s.d. 459
#45

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-470 s.d. 472
#46

Mad Wajib Muttasil

Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.

Posisi Karakter: ke-474 s.d. 476
#47

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-489 s.d. 491
#48

Qalqalah

Pantulan suara pada huruf qalqalah ketika sukun.

Posisi Karakter: ke-509 s.d. 511
#49

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-528 s.d. 533
#50

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-539 s.d. 544
#51

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-547 s.d. 548
#52

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-557 s.d. 560
#53

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-561 s.d. 562