TajwidQu ✨ Belajar Tajwid Ceria
🏡 Kembali ke Beranda 📋 Lihat Semua Ayat di Surah Ini
🌟
✨ Petualangan Membaca Al-Qur'an ✨

An-Nisa (Surah 4), Ayat 12

Hebat! Ditemukan 61 warna hukum tajwid pada ayat ini.

وَلَكُمْ نِصْفُ مَا تَرَكَ أَزْوَٰجُكُمْ إِن لَّمْ يَكُن لَّهُنَّ وَلَدٌ ۚ فَإِن كَانَ لَهُنَّ وَلَدٌ فَلَكُمُ ٱلرُّبُعُ مِمَّا تَرَكْنَ ۚ مِنۢ بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصِينَ بِهَآ أَوْ دَيْنٍ ۚ وَلَهُنَّ ٱلرُّبُعُ مِمَّا تَرَكْتُمْ إِن لَّمْ يَكُن لَّكُمْ وَلَدٌ ۚ فَإِن كَانَ لَكُمْ وَلَدٌ فَلَهُنَّ ٱلثُّمُنُ مِمَّا تَرَكْتُم ۚ مِّنۢ بَعْدِ وَصِيَّةٍ تُوصُونَ بِهَآ أَوْ دَيْنٍ ۗ وَإِن كَانَ رَجُلٌ يُورَثُ كَلَـٰلَةً أَوِ ٱمْرَأَةٌ وَلَهُۥٓ أَخٌ أَوْ أُخْتٌ فَلِكُلِّ وَٰحِدٍ مِّنْهُمَا ٱلسُّدُسُ ۚ فَإِن كَانُوٓا۟ أَكْثَرَ مِن ذَٰلِكَ فَهُمْ شُرَكَآءُ فِى ٱلثُّلُثِ ۚ مِنۢ بَعْدِ وَصِيَّةٍ يُوصَىٰ بِهَآ أَوْ دَيْنٍ غَيْرَ مُضَآرٍّ ۚ وَصِيَّةً مِّنَ ٱللَّهِ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَلِيمٌ
🎧

Dengarkan Suara Ayat Ini

Tekan tombol Play di bawah untuk mendengarkan pelafalan yang benar ya!

🎨 Panduan Warna Tajwid pada Ayat:

Ghunnah (Dengung) Idgham (Lebur) Ikhfa (Samar) Iqlab (Ganti) Mad (Panjang) Qalqalah (Pantul)

📚 Penjelasan Hukum Tajwid di Ayat Ini:

#1

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-33 s.d. 34
#2

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-43 s.d. 48
#3

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-55 s.d. 60
#4

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-62 s.d. 65
#5

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-71 s.d. 75
#6

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-77 s.d. 81
#7

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-89 s.d. 92
#8

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-98 s.d. 102
#9

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-109 s.d. 110
#10

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-110 s.d. 111
#11

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-121 s.d. 124
#12

Iqlab

Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-138 s.d. 141
#13

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-155 s.d. 159
#14

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-170 s.d. 172
#15

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-183 s.d. 187
#16

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-191 s.d. 194
#17

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-195 s.d. 196
#18

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-196 s.d. 197
#19

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-207 s.d. 210
#20

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-225 s.d. 230
#21

Idgham Bilaghunnah

Peleburan tanpa dengung.

Posisi Karakter: ke-237 s.d. 242
#22

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-252 s.d. 256
#23

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-258 s.d. 262
#24

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-278 s.d. 282
#25

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-286 s.d. 289
#26

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-290 s.d. 291
#27

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-291 s.d. 292
#28

Ghunnah

Bacaan dengung pada kondisi tertentu.

Posisi Karakter: ke-302 s.d. 305
#29

Idgham Mimi / Syafawi

Mim sukun bertemu mim.

Posisi Karakter: ke-315 s.d. 320
#30

Iqlab

Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-321 s.d. 324
#31

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-338 s.d. 342
#32

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-353 s.d. 355
#33

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-366 s.d. 370
#34

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-372 s.d. 376
#35

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-385 s.d. 389
#36

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-399 s.d. 400
#37

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-410 s.d. 411
#38

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-418 s.d. 422
#39

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-426 s.d. 428
#40

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-444 s.d. 448
#41

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-458 s.d. 459
#42

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-462 s.d. 467
#43

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-475 s.d. 476
#44

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-476 s.d. 477
#45

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-489 s.d. 493
#46

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-496 s.d. 498
#47

Huruf Tidak Dibaca

Penanda karakter yang tidak dibaca pada kondisi terkait.

Posisi Karakter: ke-498 s.d. 500
#48

Ikhfa Haqiqi

Menyamarkan nun sukun atau tanwin dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-512 s.d. 516
#49

Mad Asli

Mad dengan panjang dua harakat.

Posisi Karakter: ke-516 s.d. 517
#50

Mad Wajib Muttasil

Huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata.

Posisi Karakter: ke-535 s.d. 537
#51

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-544 s.d. 545
#52

Lam Syamsiyah

Lam pada alif lam tidak dibaca jelas karena melebur pada huruf syamsiyah.

Posisi Karakter: ke-545 s.d. 546
#53

Iqlab

Nun sukun atau tanwin berubah menjadi bunyi mim ketika bertemu ba.

Posisi Karakter: ke-557 s.d. 560
#54

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-574 s.d. 578
#55

Mad Jaiz Munfasil

Huruf mad di akhir kata bertemu hamzah di kata berikutnya.

Posisi Karakter: ke-588 s.d. 590
#56

Mad Lazim

Mad yang dibaca enam harakat.

Posisi Karakter: ke-614 s.d. 616
#57

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-618 s.d. 622
#58

Idgham Bighunnah

Peleburan dengan dengung.

Posisi Karakter: ke-628 s.d. 633
#59

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-636 s.d. 637
#60

Hamzatul Wasal

Hamzah yang dibaca saat memulai bacaan dan gugur saat disambung.

Posisi Karakter: ke-646 s.d. 647
#61

Mad Aridh Lissukun / Mad Lin

Panjang bacaan dapat 2, 4, atau 6 harakat sesuai ketentuan.

Posisi Karakter: ke-666 s.d. 667